SEKILAS SEJARAH 

LMK PAPPRI merupakan Lembaga manajemen kolektif perlindungan hak penyanyi dan pemusik rekaman Indonesia hadir untuk melindungi dan menaungi royalti para pelaku agar mendapatkan hak nya sesuai dengan usaha yang telah dilakukannya.

Akte Pendirian LMK PAPPRI (Lembaga Manajemen Kolektif Perlindungan Hak Penyanyi dan Pemusik Rekaman Indonesia) No.28   tanggal 30 Mei 2015 oleh oleh Notaris Sherly Ikawati Tambunan, SH.

Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan LMK PAPPRI oleh Menteri Hukum dan HAM RI  pada tanggal 16 Oktober 2015.

LMK PAPPRI telah menerima Surat Izin Operasional sebagai LMK (Lembaga Manajemen Kolektif) yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan HAM R.I No.HKI.2-OT.03.01-07 pada tanggal 28 Oktober 2015.

Meningkatkan pendapatan royalti musik di Indonesia dan terdistribusinya royalti kepada Pemegang Hak serta ikut berperan aktif dalam menunjang usaha Pemerintah dalam meningkatkan ketahanan seni budaya bangsa serta membina meningkatkan hubungan dengan organisasi-organisasi musik di dalam maupun diluar negeri

.

  1. Menjadikan LMK PAPPRI sebagai organisasi yang bermanfaat bagi anggotanya, masyarakat, negara, industri musik dan dunia internasional.
  2. Menghitung dan menyalurkan royalty para pelaku seni music secara lebih teratur adil dan konsisten
  3. Menjadikan musik Indonesia sebagai bagian dari ekonomi kreatif yang berkualitas dan unggul dalam industri musik global.
  4. Menyejahterakan para seniman musik melalui Pembagian Royalti yang sesuai

Meningkatkan pendapatan royalti musik di Indonesia dan terdistribusinya royalti kepada Pemegang Hak melalui LMK secara adil sesuai dengan peraturan yang berlaku.