Hari Senin, 9 Maret 2020 kemarin adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh para musisi Tanah Air. Pasalnya, tanggal 9 Maret diperingati sebagai Hari Musik Nasional, dan juga bertepatan dengan hari kelahiran sang pencipta lagu Indonesia Raya, W.R. Soepratman.

Di hari Senin (9/3) kemarin, salah satu lembaga yang menaungi hukum atas karya dari musisi-musisi Indonesia yang bernama PRISINDO (Performer’s Rights Society of Indonesia) mengungkap lima penyanyi dengan berpenghasilan tertinggi.

Sampai saat ini sudah ada kurang lebih 300 musisi Indonesia yang sudah terdaftar di dalam lembaga ini. PRISINDO yang merupakan Lembaga Manajemen Kolektif atau LMK ini dipercaya untuk mengatur hak atas karya dari berbagai musisi besar di Indonesia. Musisi-musisi besar tersebut adalah Raisa, Iwan Fals, Didi Kempot, Ungu dan masih banyak lagi.

Sekadar informasi, bahwa royalti yang dimaksud bukan penghasilan artis atau musisi yang berasal dari penjualan hasil karya atau uang dari biaya mereka naik panggung. Royalti yang dimaksud adalah pendapatan artis atau musisi dari hak ekonomi yang berasal dari pendistribusian secara luas karya artis atau musisi tersebut ke industri seni.

 5 musisi Indonesia dengan royalti tertinggi pada tahun 2019 adalah Via Vallen, Anji, Judika, Iwan Fals, dan Cita Citata. Hal tersebut bisa dilihat ketika musisi tersebut merilis sebuah lagu dan lagu tersebut kembali dinyanyikan dengan tujuan untuk mencari keuntungan.

“Dengan mengetahui bahwa hak-hak pelaku pertunjukan sudah diakui dan dilindungi, semoga semakin menjadi pemacu semangat para musisi dan penyanyi untuk terus merekam karya,” jelas Makki Parikesit, yang juga merupakan personel band Ungu yang menjabat menjadi sebagai Sekretaris PRISINDO.